Dia,
Diagram Editor untuk Linux dan Windows
Sebelum
membuat sebuah aplikasi atau software dengan tingkat kekomplekan tinggi, tentu
diperlukan perhitungan dan perencanaan yang sangat matang, serta harus melewati
life cycle tentang pembuatan software, mulai dari analisis hingga
pengembangannya. Bagi seorang analisis adalah suatu kewajiban untuk membuat
desain sistem yang nantinya dilakukan oleh software tersebut ke sebuah diagram
atau flowchart agar lebih mudah dibaca dan dipahami.
Diagram
tersebut meliputi DFD, ERD, Class Diagram, Use Case Diagram dan lain
sebagainya. Maka dari itu digunakanlah sebuah software yang fungsinya untuk
membuat gambar-gambar yang menyangkut diagram tersebut. Bagi pengguna Linux
seperti Ubuntu, Fedora atau distro lain, salah satu software yang dapat
dimanfaatkan untuk membuat diagram-diagram tersebut adalah “Dia“.
“Dia”
adalah sebuah free and open source software yang fungsinya untuk
membantu pembuatan dan perencanaan diagram agar lebih terstruktur. Aplikasi ini
memiliki kelebihan, salah satunya adalah dapat berjalan di berbagai platform
seperti Windows dan Mac Os, bukan hanya Linux.
Contoh
Pembuatan Diagram
Di
dalam situsnya disebutkan bahwa “Dia” memang
dibuat karna diilhami oleh program populer keluaran Microsoft yang bersifat
komersial namun berbayar bernama Visio. “Dia” dapat
dimanfaatkan oleh para analisis untuk membuat diagram antar entitas, diagram
UML, diagram alur, bahkan diagram networking Cisco. Karena bersifat open
source, kita pun dapat pula menambah bentuk atau objek baru, dengan membuat
file XML sederhana berformat .SVG (umumnya dibuat dengan Inkscape).
Untuk
menjajalnya, Anda dapat berkunjung ke situs resminya di http://live.gnome.org/Dia,
serta menemukan informasi pemecahan permasalahan/bug terbaru pada program “Dia”
agar dapat berjalan lebih baik di berbagai platform operating system. Oh iya,
ini hanya berukuran kira 18MB, selain enteng tidak membutuhkan banyak alokasi
memori saat menjalankannya.
Sumber : http://kahoda.wordpress.com

